5 Usaha Tanpa Modal Ini Bisa Jadi Inspirasi Di Tengah Pandemi Covid

Kebetulan saya mengikuti pelatihan dari berbagai dinas dan juga on boarding dari JNE, dari situ saya coba optimalkan berjualan secara on-line,” kata Mila. Guna mendukung keberlanjutan UKM di tengah Covid-19, JNE sebagai mitra UKM hadirkan wadah bagi para UKM untuk berkolaborasi dan berbagi insight untuk berjualan online di period pandemi. Meminta izin dapat pula mempererat komunikasi dengan pelanggan yang akan menguatkan kepercayaan mereka terhadap produk Anda. Santi menambahkan bahwa penjualan yang dilakukannya tidak dilakukan secara retail, melainkan dengan sistem korporat. Jenis-jenis produk jasa yang bisa ditawarkan yakni private make up class, make up untuk berbagai acara privat, manicure pedicure, pijat relaksasi, potong rambut, dan lain sebagainya.

Semua peluang usaha yang disebutkan cukup dapat membantu mendapatkan penghasilan selama masa pandemi virus Corona. Jangan pernah memilih peluang usaha hanya karena orang lain juga melakukan itu, lakukan yang terbaik sebisamu. Meski memiliki pertumbuhan ekonomi yang baik, Indonesia masih kekurangan sumber daya manusia berkualitas. Meski negara ini memiliki sumber daya manusia yang melimpah, riset menemukan adanya kesenjangan keterampilan yang signifikan. Dua pertiga dari perusahaan yang disurvei mengatakan menemukan karyawan berkualitas untuk posisi profesional dan manajerial merupakan pekejaan sulit atau sangat sulit.

Salah satunya dengan makanan karena adanya batasan ruang gerak di luar rumah sehingga menyimpan makanan olahan atau frozen food. Makanan beku atau frozen food menjadi salah satu opsi karena selain bisa bertahan lama juga sangat mudah untuk mengolahnya. Prospek bisnis ini juga bisa menguntungkan karena biasanya modal yang dikeluarkan tidak terlalu besar. Menjual makanan sehat dan higienis bisa dikatakan menjadi prospek bisnis online di period pandemi Covid-19 yang menguntungkan.

Dengan begitu, kamu membuka peluang lebih besar untuk merekrut sumber daya manusia dengan kualitas tinggi tanpa ada keterbatasan jarak. Nah, sebenarnya pertanyaan waktu yang tepat untuk memulai bisnis tidak relevan untuk ditanyakan karena memulai bisnis bisa kapan saja. Bahkan, banyak perusahaan besar di dunia yang sukses memulai bisnisnya di tengah situasi krisis ekonomi. Pemasaran produk bisa dilakukan secara on-line dengan menggunakan media sosial seperti Facebook, Instagram, dan bahkan WhatsApp Status. Jika memiliki modal dan jaringan bagus, bisa memulai bisnis untuk pengadaan/suplai alat kesehatan untuk rumah sakit, klinik, perkantoran, dan sebagainya. Berjualan alat kesehatan ini juga menjadi usaha yang booming saat pandemi.

Hal tersebut perlu menjadi perhatian guna menghasilkan tenaga profesi yang profesional dan handal. Mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi ini menolak menyerah untuk tetap bertahan di tengah pandemi yang membuat situasi menjadi serbasulit. Selama pandemi COVID-19, bisnis dalam berbagai skala menjadi lesu, mendapat pukulan hebat. Pendapatan berkurang drastis mengingat daya beli atau permintaan yang menurun. Apalagi bagi sebagian bisnis yang baru saja berdiri dengan modal terbatas.

Berbagai latar berlakang tersebut menjadi alasan yang membuat bisnis kesehatan termasuk salah satu yang bisa bertahan di masa krisis sekalipun. Tak hanya itu, Anda juga perlu mencari celah yang tepat untuk mempertahankan bisnis di tengah kondisi krisis. Hal ini membuat bisnis perdagangan bahan pokok menjadi salah satu sektor bisnis tahan krisis. Tak heran bila ada banyak orang mencari kesibukan termasuk dengan melakukan hobinya.

Cara berbisnis dalam masa pandemik

Salah satu produk unggulan ASUS ExpertBook adalah ExpertBook B9 Series yang merupakan laptop computer bisnis paling ringan di dunia. ExpertBook B9 tidak hanya memiliki bobot di bawah 1Kg, tetapi juga hadir dengan dimensi yang sangat ringkas dan tipis sehingga sangat mudah dibawa bepergian. Beberapa faktor tersebut di antaranya adalah bencana alam seperti bajir, gempa, dan gunung meletus yang sering terjadi di Indonesia. Sementara faktor lainnya adalah infrastruktur yang masih tertinggal membuat kemacetan besar sering terjadi dan memaksa karyawan untuk dapat produktif di manapun. Di tengah pandemi, bisnis rumahan menjadi salah satu jalan keluar utama bagi banyak orang dengan berbagai alasan. Mulai dari menopang ekonomi keluarga, menambah penghasilan maupun untuk menyambung hidup akibat kehilangan pekerjaan.

Bagi Anda yang belum memiliki emas dan masih bingung mencari maskawin, maka tidak ada salahnya untuk menggunakan saham. Lembaga keuangan Accial Capital mengucurkan dana sebesar US$ 15 juta untuk mendukung pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah di Indonesia melalui Investree. “Kesatuan identitas ini akan menjadi pembeda dengan produk atau toko lain. Branding diperlukan untuk memperkuat daya saing demi mempertahankan kelangsungan bisnis,” paparnya. Misalnya saja kamu memiliki sertifikat Bahasa asing, kamu bisa mulai membuka kelas mengajar jarak jauh. Jika kamu memiliki ketertarikan dalam dunia Pendidikan dan memiliki kemampuan mengajar yang baik, kamu bisa menjadi guru les.

Namun, sebenarnya kamu bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan menjual paket daging untuk dimasak di rumah. Selain menyediakan platform perdagangan grosir, Zilingo Trade juga menawarkan solusi bisnis, mulai dari layanan pemasaran, keuangan, produksi, hingga logistik. Di saat krisis, pelaku usaha perlu menurunkan ekspektasi dari kinerjanya. Pusatkan perhatian pada kelancaran operasi, selain keuntungan yang dapat diraih. Situasi saat ini memungkinkan pengusaha mengalami kelebihan pesanan untuk produk jenis tertentu.

Pemilik restoran atau kafe bisa menyematkan bukti cek suhu tubuh koki atau barista di pesanan pembeli sebagai jaminan kesehatan. Misalnya, perusahaan kosmetik yang mengalihkan pabriknya untuk membuat hand sanitizer. Prioritas untuk membeli pakaian dapat bergeser karena orang kini menghabiskan waktu di rumah. Ini tak lepas dari peningkatan jumlah makanan yang diantar selama periode bekerja dari rumah berdasarkan information Moka. “Atau buat strive it at home package, jadi konsumen bisa memakai produk tersebut sendiri di rumahnya,” kata dia.