Ide Bisnis Online Modal Kecil Untung Besar Di Masa Pandemi

Untuk membantu memudahkan kamu menjalankan bisnis yang menguntungkan tersebut, tentu kamu harus melakukan kegiatan yang serba cepat. Survei ini juga menanyakan bagaimana cara pelaku UMKM untuk bangkit dari krisis di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Sebanyak 34,6% responden mengaku beralih dari sistem pemasaran offline ke on-line. Sementara 15,4% memilih untuk mengganti dan membuat produk atau usaha baru, serta mendapat modal tambahan. Menangkap peluang usaha dagang saat pandemi menuntut Anda untuk peka terhadap kebutuhan terbesar masyarakat. Hadapi situasi ini dengan beradaptasi dan mulai membuka bisnis kecil yang berfokus pada beberapa usaha dagang seperti di atas.

Hal ini bermanfaat sebagai penghilang stres sekaligus upaya meningkatkan daya tahan tubuh. Bisnis masker kain juga memberi kesempatan untuk berkolaborasi dengan pelaku usaha lain seperti industri kreatif. Misalnya, penjual masker bekerja sama dengan ilustrator untuk membuat masker bercorak yang disisipi pesan positif plus penyisihan dana untuk donasi.

Cara berbisnis dalam masa pandemik

Karena tentunya sebelum kamu mempersiapkan bahkan memiliki modal, hal yang perlu kamu lakukan adalah melawan zona nyamanmu sendiri. Terlepas dari apapun jenis usaha dalam bisnis kamu nanti, satu hal yang pasti adalah kamu perlu untuk keluar dari zona nyamanmu. Terlepas dari apakah bisnis tersebut merupakan pekerjaan sampingan kamu atau yang utama, keduanya tetap harus memiliki psychological yang kuat. Karena berbisnis tidak selamanya mulus dan bahkan setiap harinya merupakan sebuah ketidakpastian. Hanya saja tidak sedikit orang yang bingung tentang sebenarnya bagaimana sih cara memulai sebuah bisnis-nya itu sendiri.

Beberapa media berita sudah mengkonfirmasi, bahwa harga emas di tengah wabah kini semakin melonjak. Kalau kamu tidak bakat di bisnis makanan, kamu bisa nyoba bisnis emas berbasis on-line. Banyak e-commerce yang menyediakan fasilitas asuransi, biar emas jualan kamu lebih aman. Lonjakan kasus positif virus corona menyerang anak-anak, Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI menerbitkan buku isolasi mandiri anak.

Perilaku belanja konsumen Indonesia saat terjadi pandemi COVID-19 tentu berubah. Karena konsumen tidak banyak beraktivitas di luar rumah, aktivitas berbelanja turut dilakukan dari rumah. Konsumen ingin mendapatkan produk berkualitas yang terjaga kebersihan dan keamanannya tanpa keluar rumah. Hasilnya, penjualan berpindah dari toko fisik ke toko on-line dan e-commerce.

Tantangan saat ini harus dijawab dengan langkah transformasi secara menyeluruh. Menteri BUMN, Erick Thohir mengingatkan, melimpahnya pasar dan sumber daya alam saat ini tidak membuat Indonesia kebal dari gejolak ekonomi nasional. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi memastikan stok dan harga pangan aman dan stabil jelang perayaan Iduladha yang hanya menghitung hari saja. Namun pada kenyataannya, saat ini jenis promosi ini banyak bermunculan. Jika Anda memiliki kebutuhan terkait pembelian / demo produk Accurate Online, silakan klik “Mulai Chat” dan tuliskan pertanyaan Anda.